<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8855923</id><updated>2011-04-21T21:00:02.073-07:00</updated><title type='text'>dari mata si bodoh</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sibodohdiatasbukit.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8855923/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sibodohdiatasbukit.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Si Bodoh di Atas Bukit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15139157843368867579</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8855923.post-110473216915490737</id><published>2005-01-02T22:02:00.000-08:00</published><updated>2005-01-02T22:02:49.153-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href='http://photos1.blogger.com/img/121/2159/640/tahun%20baru.jpg'&gt;&lt;img border='0' style='border:1px solid #000000; margin:2px' src='http://photos1.blogger.com/img/121/2159/400/tahun%20baru.jpg'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sama&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8855923-110473216915490737?l=sibodohdiatasbukit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sibodohdiatasbukit.blogspot.com/feeds/110473216915490737/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8855923&amp;postID=110473216915490737' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8855923/posts/default/110473216915490737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8855923/posts/default/110473216915490737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sibodohdiatasbukit.blogspot.com/2005/01/sama.html' title=''/><author><name>Si Bodoh di Atas Bukit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15139157843368867579</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8855923.post-110218131692177147</id><published>2004-12-04T09:16:00.000-08:00</published><updated>2004-12-04T10:34:52.980-08:00</updated><title type='text'>Saya tidak Bangga Sebagai Tionghoa, Saya Bangga Sebagai Saya</title><content type='html'>Kisah ini terjadi tahun 1995, saat saya duduk di bangku SMU. Ketika itu, pagi-pagi pukul 7, saya berjalan sendiri ke luar kompleks perumahan untuk menunggu jemputan sekolah. Sesampainya di gerbang perumahan, saya mendengar seseorang berkata, "Babi. Babi. &lt;em&gt;Woi&lt;/em&gt;, babi." Secara otomatis, saya menolehkan kepala ke kiri, arah sumber suara. Di pos satpam, tampaklah seorang pria berkulit hitam, berusia sebaya saya sedang memandang saya dengan pandangan yang digalak-galakkan. Lalu orang itu lanjut berkata, "Ke Korea aja &lt;em&gt;luh&lt;/em&gt;. &lt;em&gt;Bantuin nyangkul&lt;/em&gt;." Saya benar-benar tidak paham maksud orang itu. Kenal pun tidak, pikir saya, namun dia mengejek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu, entah mengapa, hal-hal berbau rasisme datang bertubi-tubi. Tak lama setelah kejadian itu pula, saya baru menemukan adanya pembedaan antara pribumi dengan Tionghoa. Saya baru mengenal sebutan &lt;em&gt;tiko&lt;/em&gt; untuk pribumi dari kawan sekolah se-SMU saya yang seorang tionghoa asal Medan. Saya baru tahu kalau saya keturunan tionghoa karena orang tua saya tidak memberitahu saya kalau nenek moyang kami berasal dari China. Dan saya juga baru sadar kalau ejekan di pos satpam yang ternyata terus berulang di lain kesempatan itu disebabkan ketionghoaan saya. Saya baru tahu kalau Ramdhan, Ira, Irni, Aryo, Bayu, Reda, Heaven, dan Leader disebut pribumi. Namun, bukan mengetahui perbedaan suku antara kami yang membikin saya terenyuh, melainkan ejekan-ejekan, tudingan-tudingan, serta cita rasa yang muncul berdasarkan perbedaan suku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak bisa saya pungkiri, saya lahir sebagai tionghoa. Keluarga kami telah turun-temurun menetap di Tangerang. Cina benteng, begitu sebutan bagi kami, suku tionghoa yang telah puluhan bahkan ratusan tahun menetap di Tangerang. Cina benteng biasanya ditandai dengan warna kulit legam dan bermata besar, tak ubahnya pribumi. Namun tak berdaya saya menolak, saya dilahirkan berkulit putih dan bermata sipit, layaknya orang yang berasal dari China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak dilahirkan tahun 1980 hingga kejadian di gerbang perumahan itu, belum pernah sekali pun saya mendengar "Dasar cina" atau "&lt;em&gt;Tiko luh&lt;/em&gt;" terlontar di sela-sela obrolan, candaan, bahkan pertengkaran. Selama 15 tahun itu, saya selalu akur dengan kebanyakan orang. Ketidakakuran dengan orang bukan didasarkan pada ras. Tak pernah terbesit oleh saya tentang masalah ras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terjadi kemudian adalah, saya dan kawan-kawan suku Tionghoa menjauh dari sang pengejek di pos satpam dan sebisa mungkin menghindar dari konflik. Namun dengan teman teman pribumi lain yang tidak pernah mengungkit rasisme dan rata-rata telah berkawan sejak masih ingusan, kami tetap bersikap sama. Kami tetap bermain basket dari matahari tepat di atas kepala hingga matahari berada di ufuk barat. Kami tetap bercengkerama hingga larut malam di pekarangan rumah kosong yang kabarnya dihuni oleh hantu nenek-nenek. Bahkan, ketika kerusuhan Mei 1998 yang dibuat seolah-olah bertema antitionghoa, kami tetap berhubungan baik. Bahu-membahu, kami mengamankan kompleks tempat kami tinggal. Dan syukurlah, tak ada kejadian buruk saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mengganggu pikiran saya, berani-beraninya seseorang menilai suatu suku hanya berdasarkan penilaian terhadap segelintir orang dari suku itu. Misalnya, menurut teman saya yang pribumi, orang-orang pribumi yang rasial menganggap tionghoa licik, mau menang sendiri, dan sok borjuis. Saya sendiri mendengar dari teman-teman tionghoa saya yang rasial, bahwa orang-orang tionghoa berkasta lebih tinggi daripada pribumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saking kesalnya dengan masalah rasial ini, saya malah pernah menyemprotkan amarah kepada teman saya yang tionghoa karena telah bersifat rasial. Awalnya begini. Saya bilang kepadanya, saat mengobrol menggunakan Yahoo Messenger, "Dia cantik &lt;em&gt;yah&lt;/em&gt;. Gua &lt;em&gt;jadiin&lt;/em&gt; pacar &lt;em&gt;ah&lt;/em&gt;," kata saya penuh canda. Teman saya menanggapi pesan saya dengan menjawab, "Gua &lt;em&gt;denger2 &lt;/em&gt;dia &lt;em&gt;full&lt;/em&gt; tiko, Lex." Sesak dada saya membaca pesan di jendela obrolan itu. Langsung saya bilang kepadanya bahwa orang yang rasial adalah orang yang berpikiran pendek. Lagipula, siapa yang hendak menjadikannya pacar betulan? "Kalo elu lahir tiko, gua yakin elu bakal anticina," saya juga bilang begitu. Lalu saya tambah, "Orang rasial, apa &lt;em&gt;aja&lt;/em&gt; rasnya, bakal &lt;em&gt;tetep&lt;/em&gt; rasial." Sejak saat itu, teman saya itu jarang mengungkit masalah rasial di depan saya. Entah di depan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#999999;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;ekorkata:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Tulisan ini dipicu oleh cerita Santy, seorang teman saya, mengenai temannya yang rasialis, serta pelecehan rasial yang dialami oleh beberapa pemain sepak bola berkulit hitam asal Inggris saat bertandang ke Spanyol.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8855923-110218131692177147?l=sibodohdiatasbukit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sibodohdiatasbukit.blogspot.com/feeds/110218131692177147/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8855923&amp;postID=110218131692177147' title='21 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8855923/posts/default/110218131692177147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8855923/posts/default/110218131692177147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sibodohdiatasbukit.blogspot.com/2004/12/saya-tidak-bangga-sebagai-tionghoa.html' title='Saya tidak Bangga Sebagai Tionghoa, Saya Bangga Sebagai Saya'/><author><name>Si Bodoh di Atas Bukit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15139157843368867579</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>21</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8855923.post-110040882281596218</id><published>2004-11-13T20:51:00.000-08:00</published><updated>2004-12-01T07:27:13.250-08:00</updated><title type='text'>Awal Kata</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;em&gt;...namun si bodoh di atas bukit melihat matahari tenggelam&lt;br /&gt;dan kedua matanya melihat dunia berputar...&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari lagu berjudul The Fool On The Hill yang didendangkan The Beatles, judul &lt;em&gt;blog&lt;/em&gt; ini diambil. Kurang lebih 4 atau 5 tahun lalu, Helmy, teman daku pernah bilang, "Lagu ini cocok buat elu, Lex." Jadilah sekarang daku bikin sebagai judul &lt;em&gt;blog&lt;/em&gt;. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;John Lennon dan Paul McArtney menciptakan lagu yang dimuat dalam album Magical Mystery Tour ini berdasarkan pengalaman Paul saat berjalan-jalan bersama anjingnya dan Alistair Taylor, Manajer Umum Apple saat itu. Kala itu, Paul, anjingnya, dan Alistair sedang berjalan di atas bukit (jadi inget lagu Bukit Berbunga punya Uci Bing Slamet). Tiba-tiba, entah dari mana, seorang pria muncul dan berkata, "Oh, pemandangan yang sangat indah." Paul pun menoleh sejenak, melihat pemandangan yang dimaksud. Ketika Paul menoleh kembali ke pria itu, ia tidak melihat pria itu. Pria misterius itu telah menghilang. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Paul dan Alistair duduk. Mereka merinding. "Dia tadi di sana, kan?" Paul berusaha meyakinkan diri bertanya pada Alistair. "Kita bicara dengan dia?" Paul kembali bertanya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bisa jadi orang beranggapan kalau Paul dan Alistair sedang mabuk berat. Namun, bila secangkir teh dan dua teguk wiski bisa membuat mabuk berat, maka bisa dibilang kisah itu hanya bualan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#999999;"&gt;ekorkata:&lt;br /&gt;Segepok terima kasih buat Lily yang sudah memaksa daku membikin blog. Giliran engkau dong. Hehehe.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8855923-110040882281596218?l=sibodohdiatasbukit.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sibodohdiatasbukit.blogspot.com/feeds/110040882281596218/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8855923&amp;postID=110040882281596218' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8855923/posts/default/110040882281596218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8855923/posts/default/110040882281596218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sibodohdiatasbukit.blogspot.com/2004/11/awal-kata.html' title='Awal Kata'/><author><name>Si Bodoh di Atas Bukit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15139157843368867579</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
